Suka duka hari raya Idul Adha

Cerita di hari kemenangan

www.getscoop.com

Setiap muslim pasti senang apabila memasuki Bulan dzulhijjah.karena  bulan tersebut adalah menjadi salah satu bulan yang diistimewakan allah dan rasulnya. Allah akan melipat gandakan amal sholeh yang dilakukan seorang hamba, dan di bulan itu juga terdapat hari besar umat islam yaitu Idul Adha.

Saat melaksanakan PKL

Saat itu tepatnya tanggal 23 september 2015,seperti biasanya aku berangkat menuju tempat PKL (prakerin kerja lapangan).semuanya berjalan seperti biasanya,mungkin karena aku dan teman-temanku telah menikmati PKL tersebut, karena saat PKL kami tidak terlalu diatur sebagaimana saat di pondok pesantren.

Pada umumnya PKL itu dilaksanakan pada kelas 2, tetapi beda halnya dengan yang kami alami. Kami melaksanakan PKL saat kami berada pada bangku kelas 3 SMK. Bukankah hebat disamping harus memikirkan tugas akhir PKL kami juga dituntut untuk memikirkan terkait ujian nasional dan ujian sekolah.

 Waktu telah menunjukkan pukul 17.00 WIB, kerena semua tugas telah selesai aku dan beberapa temanku segera kembali ke basecamp sementara kami. Seperti biasanya karena tidak ada kendaraan yang bisa dipakai, aku dan temanku berjalan menuju basecamp, dan itu dilakukan kurang lebih selama 2 bulan.

Datang sebuah kabar

blogsport.com

Sesampainya di basecamp aku langsung mandi, berganti pakaian dan segera pergi menuju masjid untuk melaksanankan sholat maghrib. Setelah melaksanankan sholat salah satu temanku menghampirikudan memberikan informasi kepada aku dan beberapa temanku bahwa besok sehari sebelum idul adha untuk pulang ke rumah.(pondok pesantren)

Karena kami sudah berada di pondok kurang lebih sudah dua tahun makanya kami menganggap seperti rumah sendiri.seperti tahun-tahun sebelumnya,di pondok selalu melakukan penyembelihan sendiri. Dikatakan sendiri karena yang melakukan semua pekerjaan adalah penghuni pondok pesantren, termasuk orang yang bekerja di pondok.

Mulai Dari proses penyembelihan,menguliti,potong-potong daging,pokoknya semua yang  melakukan orang-orang penghuni  pondok. Makanya semua santri yang sedang PKL diharapkan semuanya pulang untuk membantu dan meramaikan kegiatan pada saat idul adha, Karena di pondok sangat banyak pekerjaan.

Karena besok kami harus pulang ke rumah,maka salah satu temanku izin kalo besok kami tidak bisa masuk PKL karena akan pulang ke rumah. Setelah itu kami mempersiapkan semua hal dan peralatan yang harus dibawa, dan menentukan waktu keberangkatan agar tidak telat sampai pondok.

Karena diantara kami hanya membawa 1 motor dan mendapat hanya mendapat 1 pinjaman motor, maka terpaksa salah satu dari kami harus pulang dengan kendaraan umum. Karena sebagai orang yang suka petualangan aku langsung menawarkan diri kepada teman yang lain. Bahwa aku bersedia untuk naik kendaraan umum.

Pulang ke kampung halaman

wordpress.com

Sekitar jam 16.30 WIB setelah bersih-bersih aku meminta salah satu temanku untuk mengantarkan aku ke terminal. Karena waktu itu malam takbiran maka semua bis yang lewat penuh semua, dikarenakan banyak orang-orang mudik dan pulang dari bekerja, karena hari sudah mulai sore aku tidak mempedulikan kondisi bis, entah penuh atau pun longgar.

Perjalanan tidak memerlukan waktu yang lama karena perjalanan tidak terlalu jauh dan bis yang aku naiki terkenal dengan kecepatannya. karena kotaku termasuk kota kecil maka sangat sulit untuk mencari transportasi di sore atau malam hari, kalo dapat pun juga udah gak ada tempat  duduk lagi. Daripada berdiri saat di bis mending aku jalan dan mencari tumpangan,toh juga bisa menghemat uang.hehe

Dan mulai berjalan dan sesekali mencari tumpangan “toh kalo dapatkan lumayan” pikirku. Tetapi saat itu allah menakdirkan aku untuk jalan kaki, karena telah beberapa kali aku melambaikan tangan tetapi tidak ada satupun kendaraan yang mau berhenti untuk memberikan tumpangan. Apa ada yang salah pada diriku?Apa aku terlihat seperti seorang begal?”pikirku”.

Setelah berjalan kira-kira 7 km rasanya kakiku kaya mau copot dan tak bisa digerakkan, karena saking capeknya tetapi perjalanan masih jauh. Dan seperti janji allah “setelah kesilitan pasti ada kemudahan” betapa leganya saat aku bertemu teman-temanku yang lain. Pikiran kamipun sejalan yaitu “mencari tumpangan”.hahaha

Setelah menunggu agak lama akhirnya ada salah seorang yang berbaik hati dan mengizinkan kami untuk menumpang di kendaraanya. Walaupun hanya naik sebuah pick up tetapi kami tetap merasa senang dan menikmati perjalanan kerena mempercepat waktu dan yang paling penting gratis. hahaha

Karena tidak bisa mengantar sampai ke pondok maka supir pickup itu menurunkan kami di alun-alun kota. Setelah kami semua turun salah satu temanku mengucapkan terima kasih, “terima kasih pak atas tumpangannya. Tidak berlama-lama kami  segera menuju ke Masjid Agung yang berada tepat di samping alun –alun kota.

Setelah selesai melaksanakan sholat berjamaah di masjid agung aku dan teman-temanku berkeliling sebentar dialun-alun untuk beristirahat dan memandang indahnya malam. Yang kebetulan malam itu sedang ada acara takbir keliling,yang sudah  dilakukan rutin setiap tahun entah idul fitri ataupun idul adha. Yang biasanya alun-alun sepi sekarang menjadi sangat ramai.

Setelah rasa lelah yang hingap di tubuh kita mulai hilang, maka kami bergegas untuk segera pulang ke pondok  untuk chek in agar tidak dihukum karena telat datang ke pondok. Dari alun-alun menuju pondok tidak membutuhkan waktu yang lama karena jaraknya hanya 1 km atau 15 menit jalan kaki.

Sesampainya di pondok sebagaimana seharusnya pertama kami menemui ustadz dan pengurus pondok untuk bersalaman,karena itu salah satu adab santri kepada ustadznya, dan agar mereka tau kalo kami telah berada di pondok. Maksudnya biar nggak kena hukuman gitu.haha

Setelah bertemu dengan ustad kami langsung menuju kamar untuk menaruh barang bawaan kami yang kami gendong sejak tadi. Baru sampai di halaman utama pondok kami telah disambut oleh teman-teman dan adik kelas kami. Walaupun lama tak bertemu dengan kami mereka tetap ramah dan  sopan terhadap kami.

Dan terjadilah perbincangan,ya namanya aja lama gak ketemu pastinya kangen lah!haha. Tetapi waktu semakin malam dan kami harus istirahat, karena tenaga kami telah terkuras diperjalanan. Dan besok kami harus membantu proses penyembelihan dan acara yang telah ditentukan.

Sebelum menuju kamar kami menagmbil air wudhu agar tidur kami mendapat penjagaan.dan agar terhindar dan gangguan setan dan mimipi buruk.selesai berwudhu langsung saja aku ke kamar agar langsung bisa tidur dan beristirahat.tetapi tak lupa sebelum untuk berdo’a terlebih dahulu.

Sebuah nasihat dari Mbah kyai

blogsport.com

Tepatnya tanggal 25 september 2015 pukul 04.00 aku dibangunkan oleh lantunan adzan yang nyaring dan merdu. Tanpa banyak berfikir aku segera bangkit dari tempat tidur, dan segera mengambil air wudhu dan segera menuju masjid untuk melaksanankan sholat subuh berjamaah.

Setelah melaksanakan sholat subuh takbiran dan dzikir secara mandiri. Pimpinan pondok atau Mbah Yai memberikan sebuah nasihat dan wejangan tentang keutamaan amalan qurban, dan para santripun mendengarkan dengan sangat perhatian dan antusias agar ilmu yang diajarkan masuk dan bermanfaat.

Pelaksanaan sholat Idul Adha

newsth.com

Selepas memberikan sedikit nasihat, beliau mengumumkan perihal pelaksanaan sholat idul adha dan tentang penyembelihan, dan membentuk beberapa kelompok dan memberikan tugas kepada setiap kolompok. Dengan maksud dan tujuan agar pekerjaan cepat selesai, mendapatkan hasil yang terbaik dan agar semua santri dapat tugas.

Selesai memberikan pengumuman beliau mempersilahkan kami untuk bubar dan segera mempersiapkan diri untuk melaksanakan sholat idul adha. Kerena di pondok kami ada banyak santri dan jumlah kamar mandi yang terbatas, kami saling berebut untuk mendapat giliran pertama untuk mandi.

Tepatnya pukul  06.00 kami melaksanakan sholat idul fitri bersama dengan pondok putri dan warga sekitar pondok. Begitu senangnya perasaanku karena allah masih memberikan kepadaku umur yang panjang dan kekuatan iman, sehingga aku dapat merasakan kebahagiaan saat idul adha.

Kurang lebih pukul  30 menit kami melaksanakan sholat dan khutbah idul adha. Dan acara selanjutnya adalah sarapan secara berjamaah yang diikuti seluruh santri dan para pengurus pondok. Dan itu salah satu peristiwa yang sangat langka, karena bisa makan bersama pengurus pondok dan para ustadz termasuk mbah yai.

Acara inti yang dinantikan

blogsport.com

Karena perut sudah terisi, kegiatan selanjutnya adalah proses penyembelihan. Karena dari kalangan santri belum bisa dan belum berani untuk pekerjaan yang satu ini, maka yang menjadi esekutor adalah mbah kyainya. Allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar laailahaillahuallhuakbar,serrrrrr disembelihlah salah satu kambing dengan pisau yang tajam.

Begitu seterusnya,sampai kira-kira 14 ekor kambing disembelih. Setelah selesai disembelih maka tim pengulitan dan jerohan mulai bekerja, karena kebetulan aku mendapatkan tugas untuk membersihkan jerohan, aku mengajak teman-temanku untuk segera bekerja agar semuanya selesai dengan cepat.

Karena semua santri bekerja dengan semangat, kecuali yang tidak haha. Semua pekerjaan dapat diselesaikan tepat sebelum sholat dhuhur. Seperti tahun yang lalu di pondok kami selalu membagikan daging kepada warga dan orang-orang yang sengaja datang ke pondok untuk meminta daging.hehe

Setelah sholat dhuhur, hal yang kami nantikan pun tiba, saatnya bagi santri menikmati hasil sembelihan. Dengan lahapnya mereka menyantap hidangan yang telah disajikan. Dan itulah kemenangan bagi umat islam, disamping kita menang melawan syaitan kita juga dapat merasakan nikmatnya sate kambing. haha

Tinggalkan komentar