Wisuda santri penghafal Al-Qur’an SMK Al-Qolam Magetan

Wisuda santri penghafal Al-Quran

Wisuda adalah peresmian atau pelantikan yang dilakukan dengan upacara khidmat memurut KBBI. Biasanya hal ini dilaksanakan untuk meresmikan atau melantik seseorang yang telah selesai menempuh masa belajar. Dan acara ini biasanya dilaksanakan untuk jenjang Universitas.

Biasanya kegiatan atau acara ini dilaksanakan pada akhir masa pembelajaran. Dengan menggunakan pakaian yang telah ditentukan agar acara itu terlihat menarik. Tetapi secara umum dan yang terkenal saat ini adalah pakaian Toga.

Rencana wisuda

Karena aku telah menyelesaikan pendidikan dijenjang SMK maka tidak lama lagi aku akan meninggalkan pondok. Sesekali aku mendengar kabar bahwa tahun ini pondok pesantren akan mengadakan acara wisuda. Yang akan diikuti oleh dua angkatan sekaligus, yaitu angkatan pertama dan angkatan kedua.

Tahun lalu pihak pondok belum mengadakan acara ini karena tidak memungkinkan untuk mengadakannya. Karena saat itu di pondok kami tidak mempunyai ruangan yang cukup luas untuk acara itu. Karena sedang berjalan proyek pembangunan bangunan.

Maka tahun ini pihak pondok akan mengadakan acara wisuda untuk angkatan pertama dan kedua. Untuk memeriahkah acara pelepasan santri penghafal Al-Quran yang akan melanjutkan kenjenjang yang lebih tinggi. Dan untuk memberi kesan-kesan kepada para santri agar selalu diingat.

Dan berita yang sampai pada telingku itu benar-benar akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Setelah Kepala sekolah dan Pimpinan pondok mengumunkan perihal acara itu kepada kami. Agar para peserta wisuda mempersiapkan hal-hal yang telah ditentukan oleh panitia.

Persiapan acara wisuda

persiapan tempat
sumber:wordpress.com

Acara itu akan dilaksanakan di halaman utama pondok pesantern yang telah selesai direnovasi. Dan di halaman utama pondok pesantren telah dibangun sebuah panggung untuk acara tersebut. Karena dirasa telah memiliki fasilitas memadai, maka pihak pondok mengadakan acara wisuda.

Karena berada diluar ruangan dan akan dilaksanakan pada siang hari panitia menyewa tenda dan kursi. Agar para tamu undangan bisa lebih nyaman dalam mengikuti acara tersebut. Karena nggak mungkin kalo tamu undangan disuruh untuk lesehan dan panas-panasan.

Panitia segera menyusun rencana agar pekerjaan bisa cepat diselesaikan. Supaya acara yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dan agar menjadikan awal yang baik, karena acara ini pertama diadakan di pondok kami.

Pekerjaan dimulai satu hari sebelum acara, diawali dengan pemasangan tenda dan menata kursi untuk tamu. Malam harinya dilaksanakan menghias panggung acara dan mempersiapkan sound system. Karena besok harus sudah siap, maka malam itu para santri membantu agar bisa cepat selesai.

Karena dikerjakan oleh banyak orang maka hal pekerjaan itu dapat diselesaikan malam itu juga. Walaupun harus bekerja extra dan bekerja lembur tetapi itu bukan masalah. Kami menyelesaikan semua pekerjaan kurang lebih pukul 00.00 WIB, dan segera tidur untuk acara besok.

Setelah melakukan sholat subuh berjamaah dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an. Setelah pukul 06.00 WIB para panitia mengumpulkan para santri untuk memberi sedikit pengumuman. Pengumuman yang disampaikan adala perihal kebersihan seluruh area pondok pesantren.

Agar pondok pesantren terlihat bersih, karena wali santri dan tamu undangan akan datang menghadiri acara. Untuk memberikan kesan dan pikiran yang baik di dalam pikiran mereka. Yang selama ini kebanyakan orang menganggap bahwa pondok pesantren itu terkenal tempat yang kotor.

Para santri diminta untuk membersihkan semua area pondok dengan sebaik-baiknya. Dan dengan sebersih-bersihnya, karena mengadakan acara yang langka. Dan agar diselesaikan dengan cepat supaya bisa persiapan untuk melaksanakan tugasnya masing-masing.

Memasuki awal acara

acara dimulai
sumber:koleksifoto

Perlahan-lahan para tamu telah mulai memenuhi kursi yang ada di ruang acara. Dan para panitia berkumpul untuk berdo’a agar acara yang mereka laksanakan dapat berjalan lancar. Dan segera memulai acara agar tidak membuat para tamu menunggu lama.

Tepat pada tanggal 29 Mei 2016 pukul 09.00 WIB acara wisuda dimulai dengan bacaan basmalah. Dan dilanjutkan dengan melantunkan ayat suci Al-Qur’an beserta terjemahannya. Agar para peserta dan tamu hadirin bisa merenungkan apa yang dibacakan oleh qori’.

Sambutan wali santri

Kemudian dilanjutkan dengan beberapa sambutan yang akan disampaikan oleh beberapa perwakilan. Yaitu perwakilan dari santri yang akan diwisuda, wali santri dan pimpinan pondok pesantren. untuk menyampaikan nasihat dan uneg-uneg yang ada dihati mereka.

Sambutan yang pertama akan disampaikan oleh perwakilan dari wali santri. Yang mewakili adalah wali salah satu kakak kelasku. Yang beliau sampaikan ucapan terima kasih atas bimbingan yang diberikan kepada santri selama bersekolah di pondok.

Dan juga mengingatkan para santri agar tetap terus berusaha dan tetap belajar. Dan mengingatkan bahwa acara ini bukan akhir dari kegiatan belajar di dunia ini. Karena perjalanan kehidupan ini masih panjang dan akan menghadapi masalah-masalah yang berat.

Sambutan santri

sambutan santri
sumber:koleksifoto

Itulah yang beliau nasihatkan kepada kami agar tetap belajar walau telah lulus dari sekolah. Dan sambutan selanjutnya akan disampaikan oleh perwakilan dari pihak santri. Yang akan disampaikan oleh kakak kelasku, karena dia memiliki mental dan intonasi kata yang bagus.

Yang dia sampaikan adalah ucapan terima kasih atas bimbingan dan nasihatnya selama menjadi santri. Dan juga permintaan maaf atas segala kesalahan yang pernah kami lakukan saat menuntut ilmu. Dan juga permintaan do’a agar selalu di dalam bimbingan allah dan bisa sukses kedepannya.

Sambutan dari pimpinan pondok

sambutan pimpinan pondok
sumber:koleksifoto

Waktunya sambutan akan disampaikan oleh pimpinan pondok pesantren yaitu ustadz Ainur Rofiq. Seorang yang selalu membimbing kami selama tiga tahun terakhir, atau saat belajar di pondok. beliau menyampaikan dan menjelaskan tentang ayat 9 surat An-Nisa’.

Beliau menasehati kepada para wali santri agar mereka mendidik anak-anaknya dengan sebaik-baiknya. Agar mereka menjadi anak yang berguna dan bermanfaat bagi agama mereka. Agar tidak juga meninggalkan keturunan yang lemah yang mengawatirkan kesejahteraan.

Yang beliau sampaikan bukan hanya lemah dalam hal fisik, tetapi juga lemah dalam ilmu. Makanya beliau berpesan agar mereka mendidik anaknya agar mereka meninggalkan keturunan yang kuat. kuat dalam hal fisik dan juga kuat dalam hal ilmu pengetahuan.

Penyerahan penghargaan untuk santri berprestasi

penyerahan penghargaan
sumber:wordpress.com

Panjang lebar yang beliau sampaikan tetapi inti sambutannya adalah agar tidak meninggalkan keturunanan yang lemah. Acara selanjutnya adalah penyerahan piala penghargaan untuk santri yang berprestasi. Yang akan diserahkan secara langsung oleh pimpinan pondok pesantren.

Dari setiap angkatan diambil 4 santri terbaik berdasarkan kategorinya. Yaitu untuk santri berprestasi, santri hafalan terbanyak, santri diniyah terbaik dan santri yang disiplin. Dan disebutlah teman-teman dari angkatan pertama.

Sekarang giliran pengumuman penghargaan untuk angkatanku, “semoga dapat piala” kataku dalam hati. Dua kategori telah disebutkan tetapi pembawa acara tidak menyebut namaku, harapanku mulai pupus. Tepat pada kategori santri yang diniyah terbaik namaku disebut oleh pembawa acara.

“Akhirnya setelah enam tahun sekolah bisa dapat piala juga yeee” kataku dalam hati. Setelah Semua selesai dibacakan kami dipersilahkan untuk maju ke panggung acara. Untuk penyerahan piala pernghargaan karena telah berusaha dengan gigih.

Pertunjukan pentas seni

teater pentas seni
sumber:koleksifoto

Dilanjutkan dengan acara pentas seni untuk menghibur para tamu agar tidak terlalu tegang. Yang akan ditampilkan oleh seluruh santri kelas dua SMK Al-Qolam Magetan. Mereka akan menampilkan sebuah drama teater, tentang perjuangan tentang orang yang memperjuangkan agama allah.

Agar para peserta wisuda dan tamu undangan tahu bahwa menegakkan islam ini tidak mudah. Karena akan banyak orang datang untuk menghalangi bahkan memusuhi kita. Dengan adanya drama teater ini diharapkan akan menumbuhkan mental-mental yang tahan banting.

Dan itulah resiko yang akan dihadapi oleh setiap orang yang berkeinginan untuk menegakkan Agama Islam. Dan hal itu tidak bisa dipungkiri dan dihindari lagi jika ingin menegakkan Agama Islam ini. Karena hal itu juga dialami oleh para nabi dan rasul juga para orang terdahulu.

Acara wisuda para santri penghafal Al-Qur’an

proses wisuda
sumber:wordpress.com

Acara inti dan acara yang ditunggu akhirnya datang juga yaitu acara wisuda. Dimulai dari angkatan pertama yang akan diwisuda terlebih dahulu oleh pimpinan pondok. santri dipanggil satu persatu untuk dipakaikan surban pada tubuh mereka sebagai tanda bahwa mereka telah diwisuda.

Setelah semua angkatan pertama selesai di wisuda dan semuanya turun dari panggung acara. sekarang giliran aku dan teman-temanku yang akan diwisuda. Sama seperti angkatan pertama kami akan dipakaikan suban, tetapi yang memakaikan adalah kepala sekolah.

Karena telah memasuki waktu dhuhur maka acara dipersingkat agar tidak bertabrakan dengan sholat dhuhur. Karena waktu yang semkin sempit maka pembawa acara segera menutup acara tersebut. Tak lupa para panitia juga meminta maaf atas segala kekurangan dalam acara tersebut.

 

Baca juga Merajut ukhuwah dengan Silaturahmi Syawal

 

Tinggalkan komentar