5+ Contoh Karya Ilmiah Beserta Penjelasan dan Macamnya

Karya Ilmiah – Pasti nama ini tidak lagi asing di telinga kita, apalagi untuk kita yang masih duduk dibangku sekolah. Karya ilmiah sendiri terdiri dari beberapa cabang, seperti skripsi, makalah, resensi dan lain-lain. Baru mendengar namanya saja pasti telah terbayang akan sulitnya untuk membuatnya.

Tidak jarang guru atau dosen memberikan tugas-tugas tersebut pada kalian. Dan tidak sedikit yang mengeluh saat diberikan tugas tersebut, padahal dia belum mencobanya.

Khususnya untuk skripsi, menurut mahasiswa semester akhir, tugas ini adalah tugas yang menyeramkan bagi mereka. Bagaimana tidak menyeramkan? skripsi adalah syarat kelulusan bagi setiap mahasisiwa. Skripsi merupakan ajang penentuan masa kuliah mereka selama kurang lebih 4 tahun.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kita akan belajar dan memahami tentang karya ilmiah. Mulai dari pengertiannya, ciri-cirinya, tujuan dibuatnya dan contohnya. Selain itu saya juga akan sedikit berbagi trik tentang cara menyusun karya ilmiah yang baik dan benar.

Selamat membaca!!

Pengertian Karya Ilmiah

Pengertian karya ilmiah
sumber:pexels.com

Sebelum berbicara banyak tentang karya ilmiah, hendaknya kita mengetahui pengertian karya ilmiah itu sendiri. Agar kita tidak salah faham tentang pengertian karya ilmiah dengan karya tulis yang lain.

Karya ilmiah atau bisa juga disebut dengan karya tulis ilmiah atau dalam bahasa inggris (Scientific paper). Yaitu sebuah laporan tertulis yang dibuat berdasarkan buah pikiran, penelitian atau pengamatan seseorang dalam masalah tertentu. Yang ditulis dengan berdasarkan kaidah dan aturan yang telah ditentukan.

Karangan ini juga dikenal dengan sebutan tulisan akademis (academis writing). Dikarenakan karya ilmiah sering disusun oleh kalangan perguruan tinggi, dari pihak dosen atau mahasiswa. Tujuan utama pembuatan karangan ini adalah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan berupa pengawasan, penjelasan dan pemahaman seseorang.

Dijenjang perguruan tinggi, mahasiswa dilatih untuk menyususn sebuah karya ilmiah , seperti makalah skripsi dan lain-lain. Tugas skripsi yang diberikan umumnya merupakan laporan penelitian yang berskala kecil tetapi harus dilakukan penelitian yang cukup mendalam.

Sedangkan untuk makalah yang ditugaskan untuk mahasiswa, lebih condong kepada kesimpulan dan pemikiran mahasiswa. Terhadap suatu masalah dan bidang yang telah dipelajari atau yang telah dikuasai mahasiswa sebelumnya. Tugas penyusunan karangan ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan menyusun dan memahami laporan.

Tujuan Karya ilmiah

  1. Sebagai sarana menyampaikan hasil penelitian atau buah pikiran mahasiswa terhadap suatu masalah.
  2. Untuk mengembangkan keilmuan mahasiswa terhadap ilmu ilmiah itu sendiri. sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan. Tetapi agar mereka mampu menjadi produsen pemikiran dan karya tulis dalam suatu masalah.
  3. Karya ilmiah dibuat dengan tujuan menjadi sumber ilmu pengetahuan atau informasi untuk orang yang membacanya.
  4. Membuktikan potensi dan ilmu pengetahuan yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi atau menyelesaikan masalah.
  5. Untuk melatih ketrampillan mahasiswa untuk menulis karya ilmiah dan melakukan penelitian terhadap suatu masalah.

Manfaat Karya Ilmiah

  1. Untuk melatih dan mengembangkan ketrampilan membaca dengan efektif.
  2. Melatih mahasiswa untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai macam refrensi yang dipelajari.
  3. Mengenalkan mahasiswa terhadap aktivitas kepustakaan.
  4. Memperluas jangkauan ilmu pengetahuan.
  5. Sebagai bahan acuan untuk melakukan suatu penelitian terhadap suatu masalah.

Ciri-ciri Karya Ilmiah

  1. Bersifat netral
  2. Bersifat objektif
  3. menyampaikan sebuah fakta
  4. langsung kepada inti pembahasan, tidak berbelit belit
  5. bahasa yang digunakan menyampaikan adalah bahasa yang baku dan formal
  6. disajikan secara sistematis
  7. logis

Jenis-jenis Karya Ilmiah

Itu dia pembahasan tentang pengertian, ciri-ciri dan tujuan karya ilmiah. Setelah faham tentang hal-hal tersebut, saya mengajak teman-teman semua untuk belajar tentang beberapa jenis karya ilmiah. Langsung saja, jenis-jenis karya ilmiah yang sering kita temui sebagai berikut.

1. Makalah

jenis karya ilmiah adalah makalah
sumber:icampusindonesia.com

Karya ilmiah yang pertama adalah makalah, yaitu sebuah karya tulis yang bersifat ilmiah. Yang dibuat berdasarkan hasil pemikiran,penelitian pengamatan dan peninjauan seseorang terhadap suatu masalah. Berdasarkan ilmu yang telah dipelajari yang disusun dalam bentuk tulisan sacara sistematis.

Tujuan penyusunan makalah adalah sebagai sarana memenuhi tugas tertentu seperti tugas akademis dan tugas non akademis. Selain itu makalah juga dapat dijadikan sebagai sumber informasi dalam suatu masalah. Dan juga untuk mengetahui pemahaman penulis dalam memahami suatu masalah.

Ciri-ciri Makalah

  1. Makalah adalah kajian literature atau sebuah laporan pelaksana kegiatan lapangan berdasarkan dengan cangkupan permasalahan perkuliahan.
  2. Untuk menyampaikan pemahanan manusia tentang sebuah permasalahan teoritik yang dipelajari berdasarkan kemampuan mahasiswa. Dengan menerapkan kaidah-kaidah, prinsip atau sebuah teori yang berkaitan dengan masalah tersebut.
  3. Untuk menunjukkan kemampuan pemahaman mahasiswa terhadap isi makalah. yang diambil dari berbagai sumber, dalam penulisan makalah.
  4. Makalah harus memiliki validasi yang tinggi dan disertai ilmu analisis yang mumpuni.
  5. Harus menyampaikan sebuah fakta, dan penulis harus menyebutkan sumber yang dijadikan rujukan dalam penulisan makalah.
  6. Bahasa yang dipakai dalam menyampaikan karya ilmiah adalah bahasa yang jelas, singkat, sederhana dan telilti.
  7. Makalah harus ditulis dengan kaidah-kaidah yang telah ditentukan, atau ditulis secara sistematis. agar tidak menimbulkan kesalahpahaman antara pembaca dengan penulis.

Jenis-jenis Makalah

Dalam makalah yang disusun oleh seoerang penulis sebenarnya memiliki berbagai jenis. Dan setiap jenis makalah memiliki ciri khas dan kegunaan masing-masing. Adapun jenis makalah yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini adalah.

1. Makalah deduktif

Makalah deduktif adalah makalah yang didapat seorang penulis berdasarkan data dari kajian teoristis yang memiliki kesamaan dengan topik yang dibahas. Dimulai dari pembahasan yang umum kemudian dikerucutkan hingga membahas sesuatu yang lebih spesifik.  Hingga penulis bisa mengambil sebuah kesimpulan.

2. Makalah induktif

Makalah induktif adalah sebuah karya tulis yang ditulis berdasarkan data empiris dengan topik yang telah ditentukan. Pembahasan pada makalah ini dimulai dari masalah yang khusus hingga masalah yang umum. Makalah ini berbanding terballik dengan makalah deduktif.

3. Makalah Campuran

Seperti namanya, makalah campuran yaitu makalah gabungan antara makalah deduktif dan makalah induktif. Pengkajian data pada makalah ini bisa dengan kajian kajian teoristis atau empiris. Terserah kehendak dan keingingan penulis.

2. Laporan penelitian

jenis karya ilmiah-laporan penelitian
Sumber:pexels.com

Laporan penelitian adalah sebuah laporan ilmiah bedasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Karena tergolong sebagai karya tulis ilmiah, maka penulisan laporan penelitian harus sistematis. Selain itu cara penyampaian yang digunakan harus menggunakan bahasa yang formal.

3. Resensi

jenis karya ilmiah-resensi
sumber:pexels.com

Resensi adalah kata yang berasal dari bahasa belanda, yang mempunyai arti mengulang kembali. Seperti halnya namanya resensi adalah sebuah karangan yang bertujuan untuk memberikan penilaian terhadap karya tulis lain. Karya tulis yang dinilai bisa berbentuk drama, buku dan film.

Karangan ini biasanya berisi tentang kekurangan atau kelebihan karya tulis yang dinilainya. Berdasarkan sebuah fakta dan informasi yang telah didapatkan dari buku atau refrensi yang lainnya. Yang disampaikan penulis melalui surat kabar.

Tujuan Resensi

  1. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan suatu karya tulis.
  2. Memberikan gambaran singkat kepada pembaca tentang kelebihan dan kekurangan sebuah karya tulis.
  3. Memberikan saran kepada pihak penulis, atau sebuah kritik membangun terhadap isi karya tulis.
  4. Mengetahui latar belakang dan alasan penulis menyusun karya tulis tersebut.
  5. Menguji kualitas karya tulis dan membandingkannya dengan karya tulis lainnya.

Manfaat Resensi

  1. Memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai karya tulis
  2. Untuk mengenalkan karya tulis kepada pembaca.
  3. Penulisan resensi juga dapat mengembangkan kreatifitas seseorang.
  4. Dengan merensensi karya tulis orang kita akan mendapatkan imbalan berupa uang.

4. Tesis

jenis karya ilmiah-tesis
sumber:pexels.com

Tesis merupakan suatu penyataan atau sebuah teori yang disertai dengan argument yang disusun dalam bentuk tulisan. Tujuan pembuatan tesis adalah untuk mendapatkan gelar sarjana pada sebuah perguruan tinggi. Dengan begitu tesis juga dapat disebut sebagai tugas akhir seorang peajar.

Selain menjadi tugas akhir seorang pelajar, tesis juga dijadikan sebagai bukti bahwa saorang pelajar telah mampu melakukan sebuah penelitian. Elain itu juga bertujuan mengembangkan kemampuan mahasiswa pada masalah tertentu. Sesuai masalah dalam bidang tertentu, sesuai dengan ilmu yang dimilikinya.

Ciri-ciri tesis

  1. Struktur penyajian tesis sangat ketat, pada umumnya terdiri dari pendahuluan, pokok pembahasan dan bagian penutup. (biasanya berisi kesimpulan)
  2. Disampaikan menggunakan bahasa yang impersonal. dengan manggunakan kalimat pasif dan tidak menggunakan kata ganti orang pertama atau orang kedua.
  3. Bahasa yang digunakan menyampaikan karya tulis ini adalah bahasa yang baku dan mudah dimengerti.
  4. Komponen dalam tesis tergantung dengan jenis tesis tersebut.

5. Surat pembaca

jenis karya ilmiah - surat pembaca
sumber:pexels.com

Surat pembaca yaitu sebuah karya tulis yang berbentuk surat yang dituliskan pembaca yang termuat didalam surat kabar. Pada umumnya surat pembaca berisikan sebuah saran, kritik, ajakan, himbauan bahkan sebuah ucapan terima kasih. Yang ditujukan pembaca kepada penulis karangan.

Salah satu contoh penggunaan surat pembaca paling banyak digunakan untuk menyampaikan keluhan masyarakat kepada pemerintah. Seperti keluhan masyarakat terhadap banjir yang melanda tempat tinggal mereka. Apabila tulisan mereka dipublikasikan pada media cetak maka tulisan mereka dapat disebut dengan surat pembaca.

Ciri-ciri Surat Pembaca

  1. Memiliki topik yang menjadi permasalahan.
  2. Dalam penyampaian menggunakan kalimat yang baku dan bahasa mudah untuk dimengerti.
  3. Langsung menuju topic pembahasan atau tidak berbelit-belit.biasanya karangan ini hanya terdiri dari 1-4 paragraf saja.
  4. Terdapat data lenkap dari penulis karangan.
  5. Memiliki informasi untuk siapa surat ditujukan.
  6. Ditulis berdasarkan fakta dan informasi yang diterimanya.

6. Skripsi

jenis karya ilmiah-skripsi
sumber:amazonaws.com

Skripsi yaitu sebuah karangan yang memaparkan suatu masalah berdasarkan hasil pemikiran, penelitian dan peninjauan. Yang dituliskan dalam sebuah bidang dan menggunakan kaidah-kaidah yang telah ditentukan. Didalam bidang tertentu berdasarkan kemampuan yang dimiliki pelajar.

Dalam proses penyususnan skripsiu mahasiswa bimbing setidaknya oleh satu atau dua dosen. Seorang dosen yang membimbing mahasiswa biasa disebut dengan sebutan pembimbing 1 dan pembimbing 2. Dalam masalah ini pembimbing satu lebih memiliki wewenang dibandingkan pembimbing dua.

Tujuan pembuatan skripsi ialah untuk melatih kemampuan mahasiswa dalam melakukan sebuah penelitian dalam masalah tertentu. Tentunya didalam bidang yang telah mereka pelajari sebelumnya. Selain itu skripsi juga bertujuan sebagai sumber informasi bagi para pembacanya.

Ciri-ciri Skripsi

  1. Strutur penyajian karya tulis ini harus berurutan sesuai kaidah yang berlaku.
  2. Komponen dalam skripsi harus lengkap, seperti kata pengantar, pendahuluan, topik pembahasan, daftar pustaka dan lain-lain.
  3. Dituliskan menggunakan kata yang baku yang tertera dalam KBBI.
  4. Disampaikan menggunakan bahasa yang formal dan mudah dipahami
  5. Dituliskan berdasarkan fakta dari hasil peneliltian yang telah dilakukan sebelumnya.
  6. Membahas permasalahan secara menyeluruh.
  7. Mencantumkan sumber yang menjadi rujukan.

7. Proposal Penelitian

jenis karya ilmiah- proposal penelitian
sumber:amazonaws.com

Proposal penelitian diambil dari dua kata yang berbeda yaitu proposal dan penelitian. Secara umum proposal sendiri memiliki arti mengajukan, atau bentuk pengajuan dan permohonan. Baik berdasarkan gagasan, ide, pemikiran atau sebuah rencana dari individu atau dari sebuah kelompok.

Sedangkan penelitian memiliki arti suatu proses investivigasi yang dilakukan secara aktif yang bertujuan menemukan sebuah fakta. Jadi dapat disimpulkan bahwa proposal penelitian memiliki makna. Sebuah permohonan yang diajukan kepada suatu badan instasi agar mengadakan sebuah penelitian terhadap suatu masalah.

Pada umumnya proposal penelitian berisi tentang gambaran singkat penelitian, latar belakang masalah, maksud dan tujuan. Waktu yang dibutuhkan dan lokasi penelitian. Pada intinya proposal penelitian adalah sebuah karangan yang membahas secara detail tentang penelitian yang dilakukan.

Fungsi Proposal Penelitian

  1. Sebagai sarana penelitian dalam permasalahan agama, politik, ekonomi, sosial, budaya dan lain sebagainya.
  2. Sebagai sarana mendirikan sebuah usaha kecil menengah maupun usaha besar.
  3. Sebagai sarana pengajuan tender dari lembaga pemerintah maupun lembaga swasta.
  4. Sebagai sarana pengajuan kredit pada pihak bank.
  5. Sebagai sarana pengadaan kegiatan seperti halnya seminar, diskusi pelatihan dan lain-lain.

Unsur-unsur Proposal

  1. Latar Belakang Masalah.
  2. Rumusan Masalah.
  3. Tujuan Penelitian.
  4. Hipotesis.
  5. Asumsi Peneitian.
  6. Manfaat Penelitian.
  7. Ruang Lingkup.
  8. Kajian Pustaka.
  9. Definisi Operasional.

8. Disertasi

jenis karya ilmiah- disertasi
sumber:pexels.com

Bagi kalian yang sedang melanjutkan pendidikan S3 pasti kalian akan berjumpai dengan makhluk yang bernama disertasi. Disertasi adalah tulisan yang isi atau tema yang dibahas dalam karangan ini berupa hasil temuan dari penulis. Yang dapat dibuktikan secara ilmiah oleh penulisnya.

Oleh karena itu sebelum menyusun karangan ini, penulis diwajibkan untuk melakukan penelitian terlebih dahulu. Agar karya tulis yang disusunnya dapat diterima oleh masyarakat dan tidak dinilai sabagai karya tulis palsu.

Cara Menulis Karya Ilmiah

Setelah membahas secara mendetail tentang karya ilmiah, kurang lengkap bila kita hanya paham terhadap teotinya saja. Pada kempatan kali ini kita akan melanjutkan pembahasan tentang cara membuat karya tulis. Agar kita tidak bingung saat mendapatkan tugas untuk menulis karya ilmiah.

1. Mengetahui bagian-bagian karya ilmiah

cara membuat karya ilmiah
sumber:pexels.com

Sebelum kita memulai manyusun sebuah karya ilmiah, kita harus mengetahui tentang bagian-bagian dalam karya ilmiah terlebih dahulu. Agar karya ilmiah yang kita buat sesuai dengan kaidah yang berlaku. Langsung saja bagian-bagian inti karya ilmiah yang harus dicantumkan dalam karya ilmiah sebagai berikut.

  1. Bab pertama – Pada bab ini karya ilmiah berisi tentang pendahuluan ( latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan dan manfaat peneliltian).
  2. Bab kedua- Pada bab ini karya ilmiah membahas tentang tinjauan pustaka dan menjelaskan tentang teori dan konsep masalah yang akan dibahas.
  3. Bab ketiga- Bab ini berisi tentang metode penulisan dan penelitian yang digunakan oleh penulis
  4. Bab keempat – Bab ini masih membahas tentang metode penulisan dan penelitian. Tetapi bab ini juga mencangkup manfaat, kelebihan dan akibat dari karya yang dituliskan.
  5. Bab kelima- Bab ini adalah bab terakhir dalam karya ilmiah yang berisikan tentang kesimpulan dari permasalahan.

2. Menentukan Tema (Topik Permasalahan)

cara membuat karya ilmiah
sumber:pexels.com

Setelah mengetahui bagian-bagian dari karya ilmiah langkah selanjutnya adalah menentukan sebuah tema. Karena dalam karya tulis manapun tema adalah sesuatu yang sangat penting, tidak mungkin seseorang bisa membuat karya tulis tanpa tema. Karena tema dalam karya tulis ibarat nyawa pada manusia.

Saat kalian sedang menentukan sebuah tema saya sarankan pilihlah tema tentang masalah yang kalian kuasai. Hal tersebut akan sangat membantu anda dalam proses penyusunan karya ilmiah. Disamping membantu proses penulisan, hal itu juga akan mempercepat penulisan anda, karena anda tidak perlu mencari refrensi tentang topik pembahasan.

3. Menyusun Judul

cara membuat karya ilmiah
sumber:pexels.com

Setelah menentukan sebuah tema yang harus kita lakukan selanjutnya adalah menyusun judul yang menarik. Judul yang baik adalah judul yang bisa menggambarkan isi dari karya tulis tertentu. Yang tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek, judul yang baik biasanya hanya menggunakan 8-15 kata.

Judul merupakan bagian pertama yang dilihat manusia dalam sebuah karya tulis. Apabila judul kita menarik, pasti kebanyakan orang akan membaca karya tulis kita, walaupun karya tulis kita tidak bagus. Begitu juga sebaliknya apabila judul yang kita gunakan kurang menarik, dapat dipastikan yang akan membaca karya tulis anda sedikit, meskipun isinya bagus.

4. Menyusun Kerangka Karangan

cara membuat karya ilmiah
sumber:pexels.com

Hal yang perlu dilakukan selanjutnya adalah menyusun kerangkan karangan, hal ini akan memudahkan anda menentukan pembahasan. Ibarat kehidupan kerangka karangan ini adalah perencanaan kehidupan kita. Yang akan memudahkan dan mempercepat anda dalam pembuatan karya ilmiah.

Selain memudahkan penulisan anda kerangka karangan juga akan membuat karya ilmiah yang anda buat menjadi lebih teratur. Dan cara ini juga biasa diterapkan oleh seorang penulis karangan, entah itu novel atau pun karya ilmiah.

Biasanya orang yang menulis sebuah karangan dengan menggunkan kerangka maka karangannya akan rapi dan teratur. Begitu juga sebaliknya, orang yang menyusun karya ilmiah tanpa menggunakan kerangka maka dapat dipastikan karangannya akan berantakan.

5. Menyusun Bagian Akhir

cara membuat karya ilmiah
sumber:pexels.com

Yang terakhir adalah menuliskan bagian akhir karya ilmiah, yang terdiri atas daftar pustaka dan lampiran-lampiran dari berbagai sumber. Lampiran adalah sebuah dokumen-dokumen pendukung terkait dengan kegiatan penelitian. Dan untuk daftar pustaka akan kita bahas dalam kesempatan dan artikel yang lain saja yah.

Contoh Karya Ilmiah Tentang Bahaya Merokok

contoh karya ilmiah- bahaya rokok
sumber:liputanusaha.com

 

BAB I

Pendahuluan

A. Latar Belakang Masalah

Sebagian besar manusia pada jaman sekarang tidak bisa lepas dari merokok, mulai dari tua, muda bahkan anak kecil pun terjerumus dalam masalah ini. Seakan-akan merokok adalah salah satu kegiatan yang wajar dilakukan. Apabila dilihat dari manfaatnya, kegiatan ini sama sekali tidak memberikan manfaat bagi siapapun. Bahkan merokok berpotensi menimbulkan berbagai penyakit di dalam tubuh si perokok tersebut. Dan parahnya para perokok aktif ini dapat memberikan potensi penyakit kepada orang lain yang berada didekatnya. Jadi untuk penelitian untuk bahaya rokok bagi kehidupan manusia sangat penting dilakukan. Untuk menyadarkan para perokok aktif dan mengurangi jumlah perokok yang ada.

B. Rumusan Masalah

Apa dampak merokok bagi tubuh manusia?

C. Tujuan Penelitian

Menyadarkan perokok aktif tentang bahaya merokok

BAB II

Pembahasan

A. Dampak Merokok Bagi Tubuh

Memang kabanyakan orang menganggap merokok adalah suatu yang wajar dilakukan. Bahkan merokok telah menjadi kebiasaan sebagian orang di Indonesia (khususnya untuk golongan laki-laki). Entah faktor apa yang membuat mereka yakin terhadap kegiatan ini. Pada semua bungkus rokok yang legal pasti bertuliskan”merokok membunuhmu” pada bungkus bagian belakang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan para ahli mereka menyebutkan bahaya merokok antara lain:

  1. Meningkatkan resiko penyakit kanker.
  2. Merusak paru-paru dan system pernafasan lainnya.
  3. Pemicu utama penyakit leukemia.
  4. Menyebabakan penyakit jantung
  5. Kandungan zat tar pada rokok dapat menyebabka warna coklat pada gigi dan kuku.
  6. Perempuan yang merokok, akan cenderung melahirkan seorang bayi dengan berat rendah serta ada peningkatan resiko kelahiran premature.
  7. Merokok juga dapat meningkatkan potensi penyakit katarak.
  8. Berpotensi memicu penyakit diabetes mellitus tipe 2 dan membuat si perokok kesulitan mengontrol kadar gula.
  9. Merokok juga dapat menyebabkan penyakit stroke yang sangat mematikan.
  10. Wajah perokok aktif biasanya terlihat lebih tua dari umurnya.

BAB III

Penutup

A. Kesimpulan

Walaupun merokok telah menjadi suatu kegiatan yang wajar, bahkan menjadi sebuah kebiasaan. Tetapi hal tersebut tidak bisa menampikkan bahaya yang terdapat dalam setiap batang rokok. Oleh karena itu untuk anda yang telah menjadi perokok aktif, usahakan untuk mulai meninggalkan kegiatan ini. Sebelum semuanya terlambat, sebelum penyakit yang saya sebutkan diatas bersarang pada tubuh anda. Selain dapat merusak tubuh anda merokok juga dapat merusak sistem keuangan anda. Jadi dapat disimpulkan merokok adalah salah satu hal yang berpotensi merusak tubuh kita entah dari luar maupun dari dalam.

Contoh Karya Ilmiah Bahaya Pergaulan Bebas Bagi Remaja

contoh karya ilmiah
sumber:edukreatif.com

 

BAB I

Pendahuluan

A. Latar belakang Masalah

Manusia sebagai makhluk sosial pasti memerlukan interaksi dan bantuan terhadap manusia lainnya. Dengan berinteraksi dengan orang lain kita bisa mengungkapkan perasaan kita, keinginan kita dan lain-lain. Apabila kegiatan ini kita lakukan sesuai dengan kebutuhan kita maka hal ini akan berdampak positif pada fisik dan batin kita. Akan tetapi apabila kita terlalu banyak melakukan interaksi dengan orang lain, maka hal tersebut akan berpotensi buruk bagi diri kita. Apalagi untuk kalangan remaja yang biasa berbaur antara laki-laki dan perempuan akan memimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu penelitian tentang pergaulan bebas ini patut dilaksanakan agar masyarakat umum faham akan bahaya pergaulan bebas.

B. Rumusan Masalah

Bahaya pergaulan bebas bagi remaja.

C. Tujuan Penelitian

Memahamkan dan menghindarkan masyarakat dari pergaulan bebas khususnya para remaja.

BAB II

Pembahasan

 

Pada jaman sekarang pergaulan remaja putra dan remaja putri tidak lagi dapat dihindarkan. Yang menjadi masalah adalah kebanyakn mereka tidak bisa membatasi pergaulan tersebut. Sehingga mereka biasa melakukan hal bersama-sama, tidak sedikit orang yang menyesal karena pergaulan saat remaja. Mereka mengaku pernah melakukan hal-hal yang melanggar norma asusila dan orma agama. Tetapi anehnya pada jaman kita ini kebanyakan remaja tidak lagi memperdulikan masalah ini. Hal ini akan berdampak pada masa depan mereka sendiri, mereka akan depresi, stress bahkan bisa gila. Berdasarkan fakta yang telah dirasakan oleh sebagian saudara kita seharusnya kita sadar akan bahaya pergaulan bebas. Memang pergaulan adalah sesuatu yang wajar dilakukan dan itu sudah menjadi fitrah manusia. Yang tidak wajar adalah apabila kita melakukan kegiatan ini terlalu berlebihan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, ada beberapa dampak yang disebabkan dari pergaulan bebas antara lain.

  1. Dapat memicu terjadiunya seks bebas.
  2. Dapat menyebabkan seseorang kecanduan terhadap narkoba.
  3. Dapat menurunkan kesehatan dan daya tahan tubuh.
  4. Dapat menyebabkan seseorang melakukan tindak criminal.
  5. Merusak hubungan baik dengan keluarga, tetangga dan masyarakat.
  6. Menurunkan prestasi di sekolah.
  7. Berdosa dimata Allah.

BAB III

Penutup

A. Kesimpulan

Bergaul merupakan hal yang dibutuhkan oleh seseorang, yang akan membuat mereka lebih akrab dan mengenal dengan sesama. Tetapi terlalu banyak bergaul juga tidak baik untuk masa depat seseorang. Apalagi pergaulan yang dilakukan adalah sebuah pergaulan tanpa mengenal batas antara satu sama lain. Hal itu akan merusak diri dan masa depan mereka. Dan parahnya hal itu juga akan merusak moral bangsa ini.

Contoh Karya Ilmiah Tentang Manfaat Olahraga

contoh karya ilmiah
sumber:pexels.com

BAB I

Pendahuluan

A. Latar belakang Masalah

Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kita. Akan tetapi sebagian orang merasa malas atau enggan melakukan kegiatan ini. Dengan berbagai macam alasan, entah capek lah, gak ada waktu lah dan lain-lain. Dan seorang yang jarang berolahraga atau bergerak akan besar kemungkinan terkena suatu penyakit. Berdasarkan hal itu, perlu dilakukan peneliltian tentang manfaat olahraga agar orang yang tidak pernah berolahraga mau mencoba kegiatan ini.

B. Rumusan Masalah

Cara menjaga tubuh dengan olahraga.

C. Tujuan Penelitian

Memahamkan sebagian orang tentang manfaat olahraga.

BAB II

Pembahasan

A. Manfaat Olahraga bagi tubuh manusia

Sebagian orang mungkin menganggap olahraga adalah sebuah pekerjaan yang sangat berat. Karena mereka dipaksa untuk bergerak yang akan membuat mereka capek dan keluar keringat. Akan tetapi saat mereka mengetahui manfaat olahraga mereka tidak akan mengeluh saat melakukan kegiatan ini.

  1. Olahraga secara rutin bisa meningkatkan daya tahan tubuh seseorang.
  2. Olahraga juga dapat meningkatkan fungsi otak.
  3. Jika anda merasa sters saya sarankan untuk berolahraga, karena salah satu manfaat olahraga adalah mengurangi stress.
  4. Olahraga dapat menurunkan berat badan dan menurunkan kolesterol.
  5. Meningkatkan kinerja jantung.

BAB III

Penutup

A. Kesimpulan

Menjaga kesehatan tubuh adalah suatu kewajiban dari masing-masing individu. Dan salah satu cara mudah untuk menjaga kesehatan tubuh adalah dengan berolahraga. Walaupun kegiatan ini terlihat remeh tetapi manfaat dari kegiatan itu tidaklah sedikit. Dengan adanya tulisan ini diharapkan bisa menambah antusias kalian terhadap kegiatan ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3 pemikiran pada “5+ Contoh Karya Ilmiah Beserta Penjelasan dan Macamnya

Tinggalkan komentar