Tumbuhan Jagung: Morfologi, Jenis-Jenis

tumbuhan jagung

Jagung merupakan salah satu tumbuhan yang termasuk dalam famili Poaceae yang mempunyai banyak sekali manfaat dan mengandung sumber karbohidrat tinggi. Tumbuhan jagung bermanfaat untuk melawan kanker, mencegah anemia, mengandung protein, dan menjaga kekebalan tubuh.

Selain mencegah penyakit, jagung ini juga bisa dikonsumsi dengan berbagai cara seperti dibakar, direbus, dipanggang, dimasak, dan lain sebagainya.

Morfologi Tanaman Jagung

Jagung adalah tumbuhan satu musim, satu siklus tanam jagung ini diselesaikan dalam waktu 80 – 150 hari. Tahap pertama dalam siklus hidup jagung adalah tahap pertumbuhan vegetatif, dan tahap kedua disebut pertumbuhan generatif.

Berikut ini adalah susunan morfologi atau bagian-bagian pada tanaman jagung:

Akar

Sumber : thegorbalsla.com

Akar pada tumbuhan jagung terdiri atas 4 jenis, yaitu akar utama, akar rambut, akar cabang, dan akar lateral. Sistem perakaran ini fungsinya untuk menghisap air, mengeluarkan senyawa dan zat yang tidak dibutuhkan dan sebagai alat pernapasan tumbuhan.

Akar jagung termasuk dalam akar serabut yang panjang akarnya bisa mencapai kedalaman 8 meter, namun biasanya hanya sampai 2 meter saja. Pada tumbuhan jagung dewasa akan muncul akar adventif dari batang bagian bawah untuk membantu menyangga tubuh batang jagung.

Batang

Sumber : hormonhantu.com

Batang tumbuhan jagung berdiri tegak dan terlihat seperti tanaman tebu dan sorgum. Batang pada tanaman jagung ini bentuknya beruas-ruas dengan jumlah yang cukup banyak, yaitu sekitar 10 – 40 ruas, tumbuhan jagung biasanya tidak memiliki cabang.

Batang tanaman jagung biasanya berkisar antara 60 – 30 cm, tergantung dari tipe jagungnya. Batang jagung ini biasanya cukup kokoh namun tidak mengandung lignin yang banyak.

Daun

Sumber : qureta.com

Daun pada tumbuhan jagung termasuk daun sempurna, bentuknya memanjang dan diantara helau daun dan pelepahnya terdapat ligula. Tulang daun pada tumbuhan jagung sejajar dengan ibu tulang daun.

Bagian daun jagung, ada yang berambut dan ada juga yang licin. Setiap stoma akan dikelilingi oleh sel epidermis berbentuk kipas. Struktur sel ini berguna untuk merespon tanaman dalam menanggapi defisit air di sel-sel daun.

Bunga

Sumber : jagungbisi.com

Dalam satu tanaman tumbuhan jagung terdapat satu bunga jantan dan bunga betina. Setiap kuntum bunga pada jagung memiliki struktur khas pada keluarga Poaceae yang disebut floret. Bunga jantan pada jagung berupa karangan bunga dengan serbuk sari berwarna kuning.

Sedangkan bunga betina tumbuh dan tersusun dalam tongkol yang ada di antara batang dan pelepah daun jagung. Dalam satu tanaman jagung biasanya hanya bisa menghasilkan satu tongkol yang produktif meskipun punya beberapa bunga.

Buah

Sumber : liputan6.com

Buah pada tanaman jagung terdiri dari tongkol, biji, dan daun yang membungkusnya. Biji jagung ini memiliki warna, bentuk, dan kandungan endosperm yang bermacam-macam tergantung jenis jagungnya.

Biasanya buah jagung ini tersusun dalam barisan yang menempel secara lurus atau bisa juga berkelok-kelok dengan jumlah 8 sampai 20 baris biji buah jagung.

Jenis Tanaman Jagung

Berdasarkan dari bijinya, tumbuhan jagung bisa dibedakan menjadi beberapa jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis jagung berdasarkan bijinya.

Jagung Tepung

Sumber : kompas.com

Jagung tepung adalah jagung yang biasa digunakan sebagai bahan pembuatan tepung maizena. Selain sebagai bahan dasar makanan, tepung maizena dari jagung ini juga bisa digunakan sebagai pengganti tepung tapioka dan tepung terigu.

Biji dari jagung memiliki endosperma yang menghasilkan zat pati yaitu pati lunak, selain itu bagian biji jagung tepung ini juga punya bagian pati keras yang ada di sisi jagung tipis. Biasanya jagung dengan jenis tepung ini ditanam di Amerika Selatan, terutama di Peru dan Bolivia.

Jagung Mutiara

Sumber : dinaspertanian.com

Mutiara merupakan jenis jagung yang mempunyai banyak khasiat dalam kesehatan. Ini karena jagung mutiara mempunyai kandungan zat besi, serat, vitamin, dan karbohidrat. Manfaat jagung mutiara bisa menyembuhkan penyakit kolesterol.

Jagung mutiara memiliki bulir yang padat dan tebal serta bijinya berbentuk bulat. Jagung jenis inilah yang sering ditanam oleh masyarakat Indonesia selain dari jenis jagung manis. Hal ini karena kualitas jagung mutiara yang bagus dan bisa diolah jadi berbagai jenis olahan.

Jagung Manis

Sumber : hijaukan.com

Jagung jenis ini adalah jagung yang paling populer dan paling banyak dikenali. Jagung manis biasanya diolah menjadi jagung bakar atau bisa diolah dengan cara kukus. Rasa manis dari jagung ini sudah terbukti dan cocok dikonsumsi saat dingin.

Bentuk biji jagung manis ini mempunyai tekstur yang transparan dan keriput ketika sudah mulai matang. Kadar gula dalam jagung manis ketika belum matang lebih tinggi dibanding pati. Jagung ini biasanya dipanen ketika usianya masih muda atau masak susu.

Jagung Ketan

Jagung ketan atau waxy corn merupakan jagung yang memiliki kandungan amilopektin sangat mendominasi endosperma. Kandungan amilopektin pada jagung biasanya berisi sekitar 70%, sisanya adalah kandungan amilosa.

Jagung ketan ini biasanya dijadikan sebagai bahan perekat, bukan sebagai bahan makanan.

Jagung Berondong

Sumber : bjcenter.com

Jagung berondong adalah jagung yang sering dipakai untuk membuat berondong jagung atau popcorn. Jagung jenis ini sangat cocok dibuat popcorn karena memiliki tekstur biji yang berbeda dengan jagung lainnya, biji pada jagung ini bisa meletup apabila dipanaskan.

Perbandingan antara pati lunak dan keras pada jagung berondong lebih kecil jika dibandingkan dengan jagung mutiara. Biji jagung berondong ini juga bisa mengembang 30 kali lipat dari ukuran awal bijinya.

Demikianlah informasi tentang tumbuhan jagung, semoga informasi di atas bermanfaat. Semoga Anda jadi tahu morfologi tanaman jagung dan jenis-jenis tanaman jagung yang ada.

Leave a Comment