Tumbuhan Xerofit: Pengertian, Ciri Dan Contohnya

Dalam ilmu biologi, terdapat pembagian jenis tumbuhan menurut kriteria yang berbeda, salah satunya adalah berdasarkan adaptasi morfologi. Secara singkat, adaptasi morfologi adalah klasifikasi tumbuhan yang didasarkan pada daerah tempat tumbuhan tersebut hidup. Nah, adaptasi morfologi secara umum dibagi menjadi tiga, salah satunya adalah tumbuhan xerofit.

Dalam pengertiannya, tumbuhan xerofit adalah jenis tumbuhan yang bisa beradaptasi dengan lingkungan hidup yang cenderung kering. Jenis tumbuhan ini mampu bertahan dengan kondisi kelembaban yang cenderung rendah dan bisa terus hidup meskipun berada di daerah yang sangat panas, kering serta hanya mendapatkan sedikit air.

Hal ini dikarenakan secara umum, tumbuhan xerofit memiliki struktur fisik yang sangat sesuai untuk menghadapi cuaca yang sangat panas serta kekurangan air. Lantas, apa saja ciri umum dari tumbuhan xerofit tersebut?

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa hal tentang tumbuhan xerofit untuk tambahan wawasan. Penasaran? Simak ulasan selengkapnya.

Ciri Umum Tumbuhan yang Termasuk Xerofit

Tumbuhan xerofit memiliki beberapa ciri umum yang membedakannya dengan klasifikasi jenis tumbuhan lainnya. Ciri ini tentu juga menjadi cara bagaimana tumbuhan ini beradaptasi dengan lingkungannya yang cenderung lebih panas serta kekurangan air.

Adapun beberapa ciri umum dari tumbuhan xerofit diantaranya adalah sebagai berikut:

Memiliki lapisan kutikula yang tebal

Sumber : jawapos.com

Salah satu ciri dari tumbuhan xerofit adalah tumbuhan tersebut memiliki lapisan kutikula yang cenderung tebal. Perlu diketahui, kutikula adalah bagian dari tumbuhan yang berfungsi guna mencegah terjadinya penguapan.

Nah, pada jenis tumbuhan xerofit, lapisan kutikula pada bagian pohon cenderung tebal serta banyak. Tidak hanya itu, jika pada tumbuhan jenis lain kutikula hanya ditemukan di bagian daun saja, namun pada tumbuhan xerofit, kutikula berada di hampir seluruh bagian tumbuhan.

Kutikula yang lebih tebal ini akan memperlambat laju penguapan. Ketika laju penguapan berkurang, maka cadangan air akan cenderung lebih banyak.

Bentuk daun yang berbeda

Sumber : bobo.id

Tumbuhan xerofit memiliki ciri lain yang memudahkan identifikasi yaitu pada bagian daun. Sebagaimana diketahui, daun adalah bagian penting tumbuhan yang digunakan untuk melakukan proses fotosintesis serta penguapan.

Nah, berkaitan dengan daun, bisa dikatakan jika tumbuhan xerofit memiliki daun yang cenderung lebih unik. Hal ini dikarenakan beberapa jenis tumbuhan xerofit memiliki daun yang cenderung runcing serta menyerupai duri.

Disisi lain ada juga tumbuhan xerofit yang memiliki daun yang cenderung lebih lebar serta panjang. Meskipun berbeda bentuk, namun tujuan adaptasi daun ini memiliki tujuan yang sama, yaitu guna mengurangi jumlah penguapan yang terjadi.

Memiliki jaringan spoon

tanaman xerofit

Ciri lain dari tumbuhan xerofit adalah adanya jaringan spoon. Bisa dikatakan jika jaringan spoon adalah jenis jaringan yang secara umum dimiliki oleh mayoritas tumbuhan xerofit dan hanya sebagian kecil saja jenis tumbuhan ini yang tidak memiliki jaringan spoon.

Keberadaan jaringan spoon pada tumbuhan xerofit bisa dikatakan sangat penting. Fungsi utama dari jaringan ini adalah untuk mengamankan cadangan air yang dimiliki oleh jenis tumbuhan xerofit.

Jika dilihat, tumbuhan xerofit memiliki batang yang cenderung kuat dan besar, misalnya pada kaktus. Namun, ketika diiris, maka batang pohon tersebut akan terasa sangat lunak dengan kandungan air yang cukup banyak. Nah, bagian yang lunak tersebut adalah apa yang dimaksud dengan jaringan spoon.

Jaringan akar yang cenderung dalam

Sumber : materi.com

Hal lain yang menjadi ciri dari tumbuhan xerofit adalah jaringan akar yang bisa dikatakan lebih dalam. Ini adalah ciri dari tumbuhan xerofit sebagai bentuk penyesuaian diri dengan lingkungan tempat tumbuhan tersebut hidup.

Fungsi dari jaringan akar yang lebih dalam adalah untuk mencari sumber air yang berada jauh di bawah tanah. Dengan jaringan akar tersebut maka nantinya tumbuhan xerofit akan mendapatkan air yang lebih untuk bertahan hidup.

Beberapa poin di atas adalah ciri umum dari tumbuhan xerofit yang membedakannya dengan jenis tumbuhan lain. Tentu, ciri yang dijelaskan adalah bentuk atau proses adaptasi dari tumbuhan xerofit dengan lingkungan hidupnya.

Contoh Tumbuhan Xerofit

Selain mengetahui ciri dari tumbuhan xerofit, Anda juga perlu untuk mengetahui contoh tumbuhan yang termasuk keluarga xerofit. Nah, ada beberapa contoh tumbuhan xerofit yang bisa menjadi tambahan wawasan Anda. Beberapa contoh tumbuhan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

Lidah Buaya

Sumber : Kumparan.com

Lidah buaya atau aloe vera adalah salah satu contoh tumbuhan xerofit yang cukup banyak ditemukan di sekitar Anda. Tumbuhan ini memiliki ciri batang yang memanjang dengan daun kecil menyerupai duri.

Tentu, lidah buaya bisa bertahan hidup meskipun berada di lingkungan hidup yang panas dan menyengat. Tidak hanya itu, gel dari tumbuhan ini seringkali dimanfaatkan untuk mengatasi luka bakar hingga melakukan perawatan rambut.

Lidah Mertua

Sumber : beritaterkini.com

Contoh lain dari tumbuhan xerofit adalah lidah mertua. Tanaman ini masuk dalam tanaman hias dengan tampilannya yang menarik untuk memperindah dekorasi ruangan ataupun halaman.

Secara umum, lidah mertua dibedakan menjadi dua jenis, yaitu lidah mertua dengan daun pendek sekitar 8 cm dan lidah mertua dengan daun panjang sekitar 50 cm. Tumbuhan ini bisa bertahan hidup dengan sangat baik meskipun kekurangan air.

Lili Gurun

Sumber : kompas.com

Lili gurun juga termasuk jenis tumbuhan xerofit. Tumbuhan ini memiliki ciri berupa akar yang panjang untuk mencari sumber air serta memiliki daun yang cenderung berduri untuk mengurangi penguapan. Hal lain yang membuat tanaman ini bisa bertahan lama di kondisi panas adalah adanya lapisan lilin pada bagian batang.

Nah, demikian beberapa ulasan terkait pengertian tumbuhan xerofit beserta ciri serta contohnya. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment