10 Hewan Langka yang Hampir Punah di Indonesia

hewan langka

Kekayaan alam Indonesia memang luar biasa, termasuk flora dan faunanya. Ada banyak hewan langka yang hampir punah, terdapat di hutan-hutan Indonesia. World Wildlife Fund (WWF) ikut serta untuk melindungi hewan langka di hutan Indonesia.

Banyak turis mancanegara yang rela datang ke Indonesia, untuk sekedar melihat-lihat hewan-hewan yang ada di Indonesia bahkan sampai berkunjung ke daerah terpencil.

Beberapa hewan langka dan hampir punah yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut.

Orang Utan di Borneo (Kalimantan)

Sumber : timetravel.com

Salah satu kera yang mirip dengan manusia adalah orang utan. Orang utan termasuk hewan langka dan jumlahnya pun terus berkurang, di Indonesia bahkan di seluruh dunia. Tersisa sekitar 55 ribu orang utan yang ada di dunia. Di Pulau Kalimantan banyak terdapat orang utan yang hidup disana, dan ada sekitar 200 lainnya di Sumatera.

Populasi orang utan yang membutuhkan hutan, membuat jumlahnya semakin menurun karena habitat mereka digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk membuka lahan paksa. Hal ini membuat beberapa orang yang tergabung ke dalam volunteer dan ada juga dari WWF yang ingin membantu penangkaran orang utan di Indonesia.

Komodo yang berada di Pulau Komodo

Sumber : CMIhospital.com

Jumlah Komodo pada tahun 2017 tercatat sejumlah 3.012 ekor. Jumlah komodo mengalami peningkatan dari tahun lalu. Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur dijadikan sebagai taman nasional dan habitat asli komodo oleh Pemerintah, karena Komodo termasuk hewan langka.

Jika ingin mengawini betina, komodo jantan harus bertarung dengan jantan lainnya. Proses perkawinan mereka inilah yang menyebabkan komodo sulit untuk berkembang biak. Komodo berkembang biak dengan cara bertelur, komodo kecil yang baru saja menetas rentan sekali untuk dimangsa predator lain bahkan komodo yang lebih besar.

Penyu

Sumber : wikipedia.com

Ada 6 spesies penyu hidup di Indonesia, dari total keseluruhan ada 7 spesies. Karena termasuk hewan langka, Pemerintah melindungi hewan ini dengan cara membuatkan penangkaran di beberapa daerah. Daerah di Indonesia yang menjadi tempat penangkaran penyu adalah Pulau Tanjung Benoa di Bali, Kepulauan Seribu, dan Lombok.

Beberapa masyarakat Indonesia ada yang memiliki kepercayaan bahwa penyu adalah hewan yang membawa keberuntungan. Inilah yang membuat masyarakat ikut serta dalam proses penangkaran penyu.

Tarsius Tarsier di Sulawesi

Sumber : gardaanimalis.com

Hewan langka ini memiliki tubuh kecil berwarna coklat dengan matanya yang besar, hewan ini juga senang bergelantungan di ranting pohon mirip dengan koala. Tarsius terus melompat dari satu pohon ke pohon lain, karena hewan ini tidak dapat menjejakkan kaki di tanah.

Populasi hewan ini semakin berkurang, akibat dari adanya pembukaan lahan secara ilegal. Maka pemerintah mulai melindungi hewan ini. Tarsius banyak terdapat di hutan Sulawesi.

Harimau Sumatera

Sumber : WWFindonesia.com

Harimau Sumatera merupakan hewan langka yang terancam punah pada 2050. Jumlah spesies yang hidup di Sumatera ini hanya ada sekitar 300-400 saja. Habitat harimau terganggu, banyak diakibatkan karena pembukaan lahan kelapa sawit secara ilegal.

Jika tidak ingin populasinya harimau sumatera punah, kita harus mulai menjaga hutan. Cara kita untuk melindungi hutan adalah dengan tidak mencemari lingkungan dan menghemat sumber daya alam seperti kertas.

Badak Bercula Satu di Jawa

Sumber : Lumina.com

Badak bercula satu merupakan hewan langka dan termasuk lima spesies badak di dunia yang masih hidup. Badak bercula satu dapat kita temui di Taman Nasional Badak daerah Ujung Kulon . Jumlah badak bercula satu semakin menurun, karena adanya perburuan cula pada zaman dulu. Jumlahnya saat ini hanya ada sekitar 50-60 ekor saja di Indonesia.

Burung Cendrawasih di Papua

Sumber : Madeblog.com

Burung Cenderawasih termasuk hewan langka, ada empat jenis burung yang hidup di Papua. Kamu bisa menemukan tempat pemantauan burung cenderawasih di Iso, Jalan Korea, dan Gantebang di distrik Nimbokrang Kabupaten Jayapura.

Anoa di Sulawesi

Sumber : Wikipedia.com

Masyarakat sekitar di Sulawesi memberi nama julukan anoa dengan sapi utan, artinya adalah sapi yang hidup di hutan. Hewan langka ini masih satu famili dengan banteng, memiliki kecepatan berlari mencapai 10 km/jam.

Hewan ini mempunyai sepasang tanduk seperti banteng, tetapi ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan banteng pada umumnya. Anoa banyak diburu untuk dikonsumsi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Populasinya kian menurun, hanya tersisa sekitar 2.469 ekor saja di Sulawesi. Pemerintah menjadikan anoa hewan yang patut dilindungi. Gunung Ambang merupakan habitat hidup anoa yang masih sangat perawan.

Burung Maleo di Sulawesi

Sumber : bobo.com

Kamu bisa menjumpai burung maleo senkawor di daerah Gorontalo, tetapi jumlahnya tidak banyak. Hanya sekitar 1.000 ekor saja. Populasi maleo menurun diakibatkan karena mempunyai ukuran telur yang sangat besar, yaitu lima kali telur ayam.

Banyak orang yang tertarik mengambil telur maleo. Pemerintah menjadikan maleo hewan langka dan patut untuk dilindungi. Kini perlahan-lahan populasinya mulai meningkat.

Merak di Jawa dan Sumatera

Sumber : manyasahilmu.com

Kamu dapat menjumpai merak di Malaysia dan India, tetapi merak yang ada di Jawa dan Sumatera ini berbeda. Hewan langka ini memiliki bulu indah berwarna dan enak dipandang. Di negara lain, kebanyakan merak hanya memiliki satu corak saja, sedangkan di Indonesia merak memiliki corak lebih beragam salah satunya adalah merak putih.

Nah itu tadi hewan langka yang terancam dan hampir punah yang ada di Indonesia. Kita sebagai warga negara Indonesia yang baik harus ikut menjaga habitat dan ekosistem hewan dengan baik, meskipun kita bukan pejabat pemerintah. Kita jangan membiarkan hewan-hewan langka ini punah di tangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang hanya mementingkan urusan pribadi mereka.

Leave a Comment