Mulai Tertarik Untuk Bercocok Tanam? Yuk Mengenal Tanaman Hidroponik Sebagai Alternatif

tanaman hidroponik

Tanaman Hidroponik – Bercocok tanam saat ini menjadi salah satu kegiatan yang banyak dilakukan oleh banyak orang. Kegiatan ini menjadi hobby baru berbagai kalangan terlebih lagi para orang tua, karena memang bercocok tanam bisa membantu untuk mengusir kejenuhan. Akan tetapi, melakukan kegiatan satu ini masih banyak orang yang bingung karena tidak memiliki lahan atau halaman yang cukup luas untuk melakukan kegiatan bercocok tanam.

Semakin berkembangnya zaman bercocok tanam sudah tidak memerlukan lagi halaman yang luas ataupun kebun yang luas, bercocok tanam sekarang dapat dilakukan pada daerah yang relatif sempit dan kecil. Tanaman hidroponik merupakan salah satu alternatif bagi Anda yang ingin melakukan bercocok tanam akan tetapi terkendala lahan yang sempit.

Jadi apa itu tanaman hidroponik? Anda pasti bertanya-tanya bukan? Mari kita bahas tentang tanaman hidroponik dibawah ini

Pengertian Tanaman Hidroponik

Sumber : tirto.id

Tanaman hidroponik atau yang dikenal sebagai hidroponik adalah kegiatan budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah. Jadi, pada budidaya hidroponik ini Anda tidak perlu pusing memikirkan tanah atau lahan yang akan digunakan sebagai media tanam dari tumbuhan-tumbuhan yang akan Anda tanam. Baik bunga hingga sayuran dapat Anda tanam menggunakan metode ini.

Tanaman hidroponik ini tidak menggunakan tanah sebagai media tumbuhnya akan tetapi menggunakan media tanam yang lembab dan dipasok dengan larutan kaya nutrisi, oksigen, dan air. Hal ini dapat memberikan efek positif pada pertumbuhan tanaman dimana dapat mendorong pertumbuhan, hasil yang lebih kuat, dan kualitas tanaman yang dihasilkan merupakan tanaman unggul.

Pada hidroponik ini sistem akar tanaman akan terpapar secara langsung dengan air dan nutrisi, sehingga tanaman tidak perlu mengeluarkan energi apapun untuk menopang tubuhnya  sendiri. Sedangkan sistem akar pada tumbuhan yang tumbuh pada media tanah sistem akarnya akan terus mencari sumber nutrisi sehingga memiliki akar yang jauh lebih kuat dan mengeluarkan energi lebih banyak.

Energi yang seharusnya digunakan untuk mencari nutrisi pada tanaman media tanah, pada tanaman hidroponik ini energi yang tersimpan dialihkan ke pemarangan tanaman sehingga menghasilkan pertumbuhan daun tumbuh dengan subur seperti halnya mekarnya buah dan bunga. Tanaman hidroponik juga aman dari parasit serta hama-hama yang biasa ditemukan pada tumbuhan bermedium tanah.

Bagaimana Cara Kerja Tanaman Hidroponik?

Sumber : economyokezone.com

Menanam tanaman dengan medium air merupakan hal yang baru, dimana masih banyak masyarakat yang awam dengan hal ini baik terkait dengan bagaimana sistemnya hingga nutrisi apa saja yang perlu diberikan pada air. Hidroponik bekerja dengan mengontrol kondisi lingkungan seperti pH, suhu, paparan sinar matahari, air serta nutrisinya.

Hidroponik beroperasi menggunakan sistem yang sederhana, yakni sediakan apa yang dibutuhkan saat mereka membutuhkannya. Anda hanya perlu memberikan larutan nutrisi yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman tertentu yang sedang tumbuh, memantau dan menyesuaikan tingkat pH, serta memperhatikan kesehatan dan pertumbuhanya.

Apa Saja Komponen Sistem Hidroponik?

Sumber : happyfresh.com

Beberapa komponen ini perlu Anda perhatikan guna mempertahankan perkembangan sistem hidroponik, Anda perlu mengenal beberapa komponen yang dapat mempengaruhi dan membuat hidroponik berjalan secara efisien dan efektif, beberapa komponen yang perlu Anda perhatikan sebelum melakukan kegiatan bercocok tanam dengan hidroponik adalah sebagai berikut:

Media Tanam

Sumber : berkeluarga.com

Tanaman hidroponik seringkali ditanam pada media yang tidak membutuhkan unsur hara (media inert) yang menopang bobot tanaman dan menambatkan struktur akar. Dimana media tanamnya merupakan pengganti tanah namun tidak memberikan nutrisi mandiri apapun bagi tanaman. Sebaliknya media ini menahan kelembaban dan nutrisi yang diberikan langsung ke tanaman.

Banyak media tanam yang memiliki pH netral sehingga tidak akan mengganggu keseimbangan larutan nutrisi. Beberapa media berbeda yang dapat dipilih akan menentukan media mana yang sesuai dengan tanaman yang akan Anda tanam. Media tanam hidroponik banyak tersedia baik online maupun offline yang tersedia pada toko perkebunan atau pembibitan lokal.

Batu Udara dan Pompa Udara

Sumber : tokopedia.com

Media tanam hidroponik merupakan air yang mana tidak menutup kemungkinan akan tenggelam jika air tidak diberikan udara yang cukup. Untuk mengatasi hal ini batu udara dan pompa udara menjadi solusi yang mana batu udara dapat menyebabkan gelembung kecil oksigen terlarut ke dalam reservoir larutan nutrisi.

Dimana gelembung yang dihasilkan ini akan membantu mendistribusikan nutrisi terlarut dalam larutan secara merata. Batu udara tidak menghasilkan oksigen sendiri akan tetapi batu udara yang dipasang bersamaan dengan pompa udara eksternal akan menghasilkan udara. Anda bisa mendapatkan kedua benda ini pada komponen akuarium ataupun di toko hewan peliharaan.

Plot Bersih

Sumber : popbella.com

Plot bersih merupakan alat yang biasa digunakan untuk menampung tanaman hidroponik. Bahan kisi memungkinkan akar tumbuh dari sisi dan dasar pot sehingga dapat memberikan paparan oksigen dan nutrisi yang lebih banyak. Plot jaring memberikan drainase yang unggul dibandingkan dengan pot tanah liat atau plastic tradisional.

Sistem tanaman yang menggunakan media air ini dapat menghasilkan tanaman yang lebih subur dan sehat serta jauh dari gangguan parasit, dengan kemudahan budidayanya dan tidak membutuhkan lahan yang banyak bercocok tanam hidroponik sangat layak dilakukan pada dewasa ini dimana keberadaan tanah kosong semakin langka.

Itulah sedikit hal yang dibahas mengenai tanaman hidroponik pada pembahasan kali ini, bagi Anda semua yang sedang pusing memikirkan bagaimana cara melakukan budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah dan lahan yang besar hidroponik dapat menjadi salah satu alternatif yang patut dan layak Anda coba sendiri.

Leave a Comment