Tumbuhan Keladi: Pengertian, Jenis, Cara Merawat

tanaman keladi

Tumbuhan keladi – Sejak bulan November tahun lalu sampai sekarang tanaman hias masih menjadi bahan pembicaraan yang cukup ramai oleh masyarakat. Bahkan makin banyak orang-orang yang membeli dan membudidayakan tanaman hias di rumah  mereka.

Salah satu tanaman hias yang banyak di rawat oleh orang-orang adalah tanaman hias keladi. Bahkan sampai sekarang tanaman keladi ini masih menjadi salah satu tanaman hias yang paling banyak dicari.

Pengertian Tanaman Keladi

Tanaman keladi (Caladium) merupakan salah satu marga dari keluarga talas-talasan atau keluarga tanaman Araceae. Meskipun jenis tanaman ini sudah sangat familiar dan sering dijumpai di sekitar, namun tanaman keladi ini bukanlah tanaman asli dari Indonesia.

Caladium merupakan tanaman yang berasal dari dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Keladi kemudian banyak dibudidayakan di negara beriklim tropis, salah satunya di Indonesia. Tumbuhan yang satu ini biasanya tumbuh di area terbuka dengan tinggi 40-90 cm dan lebar 15-35 cm.

Tanaman keladi memiliki karakteristik yang khas, yaitu daunnya yang terlihat melebar. Warna serta bentuk daun keladi ini cantik sehingga banyak orang yang menyukainya. Selain anak panah, bentuk dari daun keladi ini juga mirip seperti hati, sayap, dan kuping gajah.

Ada beberapa keladi yang tumbuh menjadi rumput yang mengganggu, namun banyak juga tanaman keladi tumbuh menjadi tanaman hias yang cantik. Dari tujuh jenis tanaman keladi ini ada lebih dari 1.000 hasil varietas tanaman yang dibudidayakan sampai sekarang.

Beberapa jenis tanaman keladi yang populer adalah Ace of Heart yang bentuk daunnya seperti hati dan berwarna merah muda. Ada juga Caladium Candidum yang berwarna putih, dan Caladium Green Spider yang memiliki campuran warna hijau dan merah dengan tekstur daun seperti sarang laba-laba.

Cara Merawat Tanaman Keladi

Perawatan dari tanaman keladi tidak jauh berbeda dengan tanaman khas dari keluarga Araceae lainya seperti Monstera atau yang lebih dikenal dengan jAnda bolong dan Aglaonema dengan ciri khas daunnya yang berwarna merah.

Adapun cara merawat tanaman keladi adalah:

Media Tanam Lembab

Sumber : Lazada.com

Cara pertama supaya tanaman keladi bisa tumbuh dengan baik adalah dengan memastikan media tanam atau tempat Anda menanam keladi selalu memiliki kelembapan. Yaitu tanah atau tempat tanam tersebut tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering.

Hindari Cahaya Matahari Langsung

Sumber : Ceritarakyat.com

Kemudian tempatkan tanaman keladi di tempat atau lokasi yang terhindar dari cahaya matahari secara langsung. Karena pancaran cahaya matahari secara langsung bisa menyebabkan tanaman keladi kering dan daunnya bisa terbakar.

Buang Bagian yang Terkena Hama

Sumber : kumparan.com

Jika terdapat beberapa bagian tanaman yang terkena hama atau penyakit, segeralah memotong dan buang bagian tersebut supaya penyakit tidak menyebar ke bagian tumbuhan keladi yang lain. Jadi Anda harus memperhatikan dengan benar tanaman keladi ini.

Siram Tanaman dengan Air Cucian Beras

Sumber : tribunews.com

Selanjutnya untuk menyuburkan tanaman, Anda harus menyiram tanaman keladi ini dengan menggunakan air ataupun pupuk kompos. Selain itu Anda juga bisa menyiram menggunakan air cucian beras karena memiliki nutrisi yang tinggi untuk tanaman talas-talasan.

Cara Memperbanyak Tanaman Keladi

Tanaman Caladium atau keladi ini memiliki banyak jenis dan warna sehingga banyak orang mencarinya untuk menghiasi rumah. Namun Anda tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk membeli tanaman ini karena untuk membudidayakannya sangat mudah.

Berikut adalah beberapa cara memperbanyak tanaman keladi:

Dengan Umbi

Sumber : tokopedia.com

Kebanyakan jenis keluarga talas-talasan bisa dikembangbiakan atau diperbanyak dengan memanfaatkan umbinya, contohnya seperti pada bunga bangkai (amorphophallus). Caranya sendiri Anda bisa memisahkan umbi samping atau dengan memecah umbi menjadi beberapa bagian kemudian menanamnya langsung.

Dengan Biji

Sumber : klikdokter.com

Biji yang digunakan disini adalah biji pada buah yang telah matang secara biologis, yaitu yang sudah berwarna oranye atau merah. Caranya sendiri adalah dengan mengupas buah, pemisahan antara biji dan buah, cuci bersih bii dan angin-anginkan supaya kering. Setelah itu tinggal menanamnya di media pasir.

Dengan Rimpang

sumber : untan.com

Yang selanjutnya ini adalah cara paling populer untuk memperbanyak keladi, yaitu dengan menggunakan metode rhizome atau rimpang. Jadi caranya adalah potong rimpang sekitar 5 cm, kemudian pastikan terlihat calon akarnya, setelah itu tanaman pada media tanah yang dicampur dengan kompos.

Dengan Stek

Sumber : Satubanten.com

Metode stek juga bisa Anda gunakan untuk memperbanyak tanaman keladi di rumah Anda. Stek ini bisa Anda lakukan dengan cara memotong bagian batang menjadi potongan ukuran 10-15 cm. Setelah itu Anda bisa menanamnya pada media pasir atau media tanam lainnya. Metode stek ini bisa dilakukan pada tanaman Aglonema dan jenis tanaman rambat seperti Rhaphidophora, dan sejenisnya.

Jenis Tanaman Keladi Populer

Nah bagi Anda yang mau membudidayakan tanaman keladi namun bingung mau pilih jenis keladi yang mana, berikut ini adalah beberapa jenis tanaman keladi yang populer dan banyak dicari:

  1. Keladi Black Jack. Keladi ini memiliki akar rimpang merayap, permukaan daunnya berwarna hijau tua dengan tulang daun berwarna merah.
  2. Keladi Tengkorak. Keladi ini memiliki tangkai daun berwarna keputihan dengan tulang daun berwarna hijau tua yang menjorok ke belakang berbentuk seperti tengkorak.
  3. Keladi Kuping Kelinci. Jenis keladi ini memiliki daun yang lebar dan di bagian bawah daun berwarna hijau agak keunguan mirip seperti keladi kuping keledai.
  4. Keladi Red Star. Keladi ini memiliki urat daun yang berbentuk bintang dengan warna merah cerah.

Demikianlah beberapa informasi terkait tanaman hias keladi, semoga informasi di atas bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda tentang tanaman keladi yang ingin Anda budidayakan di rumah.

Leave a Comment